Bagaimana Cara Menghilangkan Kesadahan Sementara?
Bagaimana cara menghilangkan kesadahan sementara?
Jawaban 1:
Menghilangkan kesadahannya dapat dengan cara pemanasan air,sehingga air tersebut bebas dari ion Ca2+ dan Mg2+
Jawaban 2:
Esadahan air adalah kandungan mineral-mineral tertentu di dalam air, umumnya ion kalsium (Ca) dan magnesium (Mg) dalam bentuk garam karbonat. Air sadah atau air kerasadalah air yang memiliki kadar mineral yang tinggi, sedangkan air lunak adalah air dengan kadar mineral yang rendah. Selain ion kalsium dan magnesium, penyebab kesadahan juga bisa merupakan ion logam lain maupun garam-garam bikarbonat dan sulfat. Metode paling sederhana untuk menentukan kesadahan air adalah dengan sabun. Dalam air lunak, sabun akan menghasilkan busa yang banyak. Pada air sadah, sabun tidak akan menghasilkan busa atau menghasilkan sedikit sekali busa. Kesadahan air total dinyatakan dalam satuan ppm berat per volume (w/v) dari CaCO3.
Pertanyaan Terkait
Bagaimana struktur senyawa hidrokarbon dari 2,3,4-trimetil-4-propilheptana
Jawaban 1:
Bikin C utama 7. di no 2, 3, 4 diisi metil. di no 4 sisi satunya diisi propil
Tolong berikan contoh soal hubungan ksp dengan kelarutan
Jawaban 1:
Salam BrainlySabtu, 29 Desember 2018Jam 14.15 WIB
Ksp Al(OH)3 adalah 3,7 × 10^-15, maka kelarutan Al(OH)3 yang mempunyai POH = 2 adalah....
Pembahasan:Al(OH)3 ----> Al^(3+) + 3OH^(-).......s.....................s..............3s
POH = -log [OH^(-)] = 2 maka[OH^(-)] = 10^(-2) maka (3s) = 10^(-2)
Ksp = (s) (3s)^33,7×10^(-15) = s (10^(-2))^3s = 3,7 × 10^(-9)
Sebutkan reaksi oksida asam dan basa?
Jawaban 1:
Asam : CaO + 2 HCl CaCl2 + H2O
Oksida Basa + Asam Garam + Air
Basa : CO2 + 2 OH- → CO32- + H2O
Jawaban 2:
Reaksi oksida basa dengan asam Oksida basa adalah oksida logam yang dapat bereaksi dengan asam membentuk garam dan air. Secara umum, reaksi oksida basa dan asam adalah sebagai berikut:
Oksida Basa + Asam Garam + Air
Reaksi terjadi karena ion H+ asam bereaksi dengan ion O2- dari oksida basa membentuk air. Misalnya, reaksi antara kalsium oksida dan asam klorida menghasilkan kalsium klorida dan air berikut ini:
CaO + 2 HCl CaCl2 + H2O Reaksi oksida asam dengan basa Oksida asam adalah oksida nonlogam yang dapat bereaksi dengan basa membentuk garam dan air. Oksida asam dan basa bereaksi menurut persamaan reaksi berikut:
Oksida Asam + Basa → Garam + Air
Reaksi tersebut terjadi karena ion OH- bereaksi dengan oksida asam membentuk anion sisa asam dan air. Misalnya, reaksi antara gas karbondioksida dengan basa berikut ini.
CO2 + 2 OH- → CO32- + H2O
suatu larutan Ba(OH)2 mempunyai pH = 13. berapa mL larutan HCl 0,1 M harus dicampurkan dengan 100 mL larutan Ba(OH)2 agar pH nya menjadi 12?
Jawaban 1:
misal Volume HCl = x mL
mol HCl = M.V = 0,1 x mmol
larutan akhir bersifat basa sehingga HCl habis bereaksi
mol Ba(OH)₂ sisa = 5-0,05x mmol
Nama unsur : 1.belerang 2. helium 3. natrium 4. aluminium 5.fosfor kegunaan : 1. pembuatan sel surya 2. mengisi balon udara 3. menetralkan asam lambung 4. membuat gelas kaca 5. membuat korek api
penggunaan unsur yg kegunaannya benar adalah...
Jawaban 1:
Jawaban: Penggunaan unsur yang kegunaannya benar adalah... Nama unsur : 1. Belerang -> 5. Membuat korek api 2. Helium -> 2. Mengisi balon udara 3. Natrium -> 4. Membuat gelas kaca 4. Aluminium -> 3. menetralkan asam lambung 5. Fosfor -> 1. Pembuatan sel surya Pembahasan: 1. Belerang -> 5. Membuat korek api Korek api dibuat dari batang kayu yang bagian atasnya dilapisi dengan bahan kimia, terutama sulfur atau belerang. Korek api jenis ini disebut friction match (korek api gesek) karena dinyalakan dengan menggesek ujung batang korek api pada permukaan kasar. 2. Helium -> 2. Mengisi balon udara Helium (He) adalah gas dengan nomor atom 2, dan merupakan unsur yang termasuk dalam gas mulia. Helium memiliki massa atom 4, sehingga helium memiliki massa jenis yang sangat ringan, bila dibanding dengan gas lain di udara. Akibatnya, bila balon diisi dengan gas helium, massa jenis balon juga akan kecil dan akan mengalami gaya angkat (gaya Archimedes) oleh udara dan akan dapat terbang.
Selain itu, karena helium adalah gas mulia yang sangat inert (sulit bereaksi), maka balon berisi helium sangat aman karena tidak mudah terbakar. Ini berbeda dengan gas berisi gas Hidrogen yang sangat berbahaya karena mudah meledak saat hidroegn bereaksi dengan oksigen di udara. 3. Natrium -> 4. Membuat gelas kaca Kebanyakan gelas kaca yang kita gunakan adalah gelas dari bahan kaca soda-lime. Kaca ini terbuat dari pemanasan dan pelelehan bahan alami seperti natrium karbonat (Na2CO3), silika (SiO2) dan lime. Natrium menyusun gelas kaca ini dari natrium karbonat, yang kebanyakan diambil dari mineral seperti trona dan pasir. 4. Aluminium -> 3. menetralkan asam lambung Aluminium (Al) dalam bentuk senyawa basa aluminium hidroksida (Al(OH)3), digunakan untuk menetralkan asalm lambung. Saat lambung menjadi terlalu asam (pH lambung terlalu rendah), maka kita bisa mengkonsumsi aluminium hidroksida, yang akan bereaksi dengan asam klorida (HCl) di lambung dan menetralkan keasaman lanbung menjadi normal. 5. Fosfor -> 1. Pembuatan sel surya Panel sel surya umumnya dibuat dengan bahan utama silikon, yang disusun dengan atom phospor di antara atom silikon ini. Silikon memiliki 4 slot kosong untuk elektron, sementara phospor memiliki 5 elektron valensi. Dengan susunan ini, 4 elektron phospor akan terikat dengan silikon, sementara 1 elektron akan bebas. Saat sinar matahari mengenai panel silikon, elektron di silikon akan lepas, dan diagntikan oleh elektron bebas phospor. Pelepasan ini menyebabkan timbulnya muatan dan beda potensial listrik, yang dapat menghasilkan arus listrik. Kelas: XMata Pelajaran: Kimia Materi: Bahan Kimia Dalam Kehidupan Sehari-hariKata Kunci: Belerang, Helium, Natrium, Aluminium, Phospor
Apakah CO(NH2)2 (urea) termasuk larutan elektrolit kuat atau lemah?
Jawaban 1:
CO(NH₂)₂ atau dikenal sebagai senyawa urea termasuk larutan non elektrolit yakni larutan yang tak dapat menghantarkan arus listrik.
Dalam percobaan uji daya hantar listrik, pengamatan terhadap urea adalah:
⇒ lampu tidak menyala
⇒ tidak terdapat gelembung gas
Sehingga dapat disimpulkan bahwa CO(NH₂)₂ memiliki sifat sebagai berikut:
⇒ tidak menghantarkan arus listrik
⇒ tidak terionisasi
⇒ termasuk jenis non elektrolit
Mengapa pada pembuatan koloid hidrofob medium pendispersinya perlu dimurnikan terlebih dahulu?
Jawaban 1:
Mungkin untuk mempercepar prosesnya ?
Jawaban 2:
Agar bisa d gunakan.. kalo gak salah sihhh
Elektrolit memghantarkan arus listrik karena.. a. Migrasi elektron
b. Migrasi kation terhadap kadote saja.
c.hanya anion yg bermigrasi menuju anode.
d. Kation dan anion bermigrasi menuju kadote dan anode.
e. Merupakan senyawa kovalen
Jawaban 1:
d. Kation dan anion bermigrasi menuju kadote dan anode._. (mungkin)
1. Tolong jelaskan kromatografi pada pemisahan campuran(penjelasannya mudah dipahami ya) 2. Sebutkan 3 contoh dalam kehidupan sehari-hari
Mohon banutannya :)
Jawaban 1:
Kromatografi adlh pemisahan campuran berdasarkan perbedaan kecepatan perambatan komponen dlm medium tertentu.
contoh : pemisahan zat warna dalam tinta
pada pemisahan senyawa organik
pemisahan campuran warna
unsur X nomor atom 19 dengan unsur Y nmor atom 16 akan membentuk senyawa dengan ikatan ... dan rumus kimianya.... ???
Jawaban 1:
Kelas: X Mata Pelajaran: Kimia Materi: Ikatan Kimia Kata Kunci: Ikatan Ion dan Ikatan Kovalen. Jawaban pendek: Unsur X nomor atom 19 dengan unsur Y nomor atom 16 akan membentuk senyawa dengan ikatan ion dan rumus kimianya X₂Y. Jawaban panjang: untuk mengetahui ikatan apa yang dapat dibentuk oleh dua unsur, dan bagaimana rumus kimia senyawa yang dibentuk kedua unsur, maka kita perlu menentukan golongan kedua unsur dan letaknya dalam tabel kimia, sehingga kita bisa menentukan apakah unsur tersebut logam atau non logam dan berapa elektron valensinya. Unsur X, memiliki nomor atom 19, artinya atom ini memilii 19 proton dan pada keadaan tidak bermuatan juga memiliki 19 elektron. Konfigurasi elektron pada unsur X adalah: 2 8 8 1 Dari sini terlihat bahwa unsur X adalah unsur golongan IA (logam alkali) pada periode 4. Unsur X memiliki 1 elektron valensi. Unsur Y, memiliki nomor atom 16, artinya atom ini memilii 16 proton dan pada keadaan tidak bermuatan juga memiliki 16 elektron. Konfigurasi elektron pada unsur Y adalah: 2 8 6 Dari sini terlihat bahwa unsur Y adalah unsur golongan VIA (chalcogen atau grup oksigen) pada periode 3. Unsur Y memiliki 6 elektron valensi, dengan dua slot elektron kosong pada kulit ketiga. Karena unsur X berupa unsur logam yang memiliki 1 elektron valensi, maka unsur X akan mudah melepaskan elektron ini (membentuk ion positif). Kemudian unsur Y memiliki dua slot elektron kosong untuk menerima elektron yang dilepaska. Maka 2 atom unsur X dan 1 unsur Y dapat membentuks enyawa dengan ikatan ion, dimana setiap atom X melepaskan 1 elektron. Sehingga, rumus senyawa yang dihasilkan adalah X₂Y dengan ikatan ion.
Komentar
Posting Komentar