Luas Segi 12 Beraturan Dengan Panjang Jari-jari Lingkaran Luar 8 Cm Adalah...
Luas segi 12 beraturan dengan panjang jari-jari lingkaran luar 8 cm adalah...
Jawaban 1:
Diketahui:
Segi-12 beraturan
Jari-jari lingkaran luar r = 8 cm
Ditanya:
Luas segi-12 beraturan?
Penyelesaian:
STEP-1 mencari sudut pusat
Sudut pusat α = 360° / 12
Diperoleh α = 30°
STEP-2 menghitung luas segitiga
Ingat rumus luas segitiga yang diketahui dua sisi dan satu sudut.
Karena segitiga sama kaki maka kedua sisi tersebut adalah r.
⇔ Luas Δ = ¹/₂ x r x r x sin α
⇔ Luas Δ = ¹/₂ x 8 x 8 x sin 30°
⇔ Luas Δ = ¹/₂ x 64 x ¹/₂
∴ Luas Δ = 16 cm²
FINAL STEP menghitung luas segi-12 beraturan
⇔ Luas segi-12 beraturan = 12 x Luas Δ
⇔ Luas segi-12 beraturan = 12 x 16
∴ Luas segi-12 beraturan = 192 cm²
_____________________________
LANGKAH ALTERNATIF
Rumus cepat menghitung luas segi-n beraturan
L = ⁿ/₂ x r² x sin [360° / n]
⇔ L = [¹²/₂] x 8² x sin [360° / 12]
⇔ L = 6 x 64 x sin 30°
⇔ L = 6 x 64 x ¹/₂
∴ Luas segi-12 beraturan = 192 cm²
Pertanyaan Terkait
1.luas segitiga yang memiliki panjang sisi 3 cm,4cm,5 cm adalah a)16 cm2 c)10 cm2 e.6 cm2 b)12 cm2 d)8 cm2 2.keliling segitiga adalah 33 cm.jika panjang kedua sisinya berturut-turut adalah 6 cm maka panjang salah satu sisi yang lain adalah a)21 cm c)17 cm e)12 cm
b) 19 cm d)15 cm
Jawaban 1:
1 . e=6 cm 2
2.a=21 cm2
Jawaban 2:
1. (alas x tinggi) : 2
(3 x 4) : 2
= e. 6 cm2
2. 6 cm + 6 cm = 12 cm
33 cm - 12 cm = a. 21 cm
Rombongan wisatawan akan menginap di hotel dengan menggunakan 5 kamar yang terdiri atas kamar VIP dan kamar standar. Jika menggunakan 2 kamar VIP dan 3 kamar standar, mereka harus membayar Rp1.900.000,00. Jika menggunakan 3 kamar VIP dan 2 kamar standar, mereka harus membayar Rp2.100.000,00. Uang yang harus mereka bayarkan jika menggunakan 4 kamar VIP dan 1 kamar standar adalah .....
Jawaban 1:
Cara standar
2V + 3S = 1,9 jt
3V + 2S = 2,1 jt
4V + 6S = 3,8 jt
9V + 6S = 6,3jt
5V = 2,5jt
V = 500.000
S = 300.000
4V + S = 2,3 jt
atau pakai nalar juga bisa.
dengan 2V + 3S dan 3V + 2S yang selisihnya 200rb, maka bisa dibilang V-S(selisih)=200rb
jadi, 4V + S = 3V + 2S + (V - S)
= 2,1 + 0,2 = 2,3 jt
:)
Nyatakan dengan notasi sigma 1+4+9+16+25
Jawaban 1:
Jawabannya : Un: (N+1) kudrat
Jawaban 2:
1+4=5+9=14+16=30+25=55
contoh soal persamaan kuadrat dan pembahasan nya dengan tiga cara yaitu dengan pemfaktoran, kuadrat sempurna dan dengan rumus ABC
Jawaban 1:
Contoh soalnya kan? inii yaa
x² + 3x - 10
=> ( x - 2 ) ( x + 5 )
itu buat yang pemfaktoran
Jelaskan penjabaran rumus Sn pada deret aritmatika . dari manakah asal rumus Sn tersebut . Tolong dijabarkan ya Friend's
Jawaban 1:
Sn=n/2(a+un) atau Sn=n/2(2a+(n-1)b)
Carilah Dx y
1. y= 1/3x^+ 1
2. y= x^-x + 1/ x^+1
^ = artinya kuadrat
3. cari persamaan garis singgung dan nominal dari
y= x^ - 2x + 2 di (1,1)
^ = kuadrat
Minta tolong ya pakar MTK
Jawaban 1:
No.3
gradien = m = y' =
jadi persamaan garis singgung
jadi garis y=1
Contoh soal matematika kelas 11 tentang konversi sudut minimal 45 soal dan pembahasannya
Jawaban 1:
Minta disunat ya ente??? -__-
Apa itu suku bunga majemuk????
Jawaban 1:
Suku bunga majemuk adalah perhitungan bunga yang di akumulasikan setiap periodenya.
contoh, 5.000.000 dengan bunga 10% periode 1 tahun
tahun 1 = 10% x 5jt = 500.000
tahun 2 = 10 % x (5jt +500.000) = 10% x 5.500.000 = 550.000
dan seterusnya..
Jawaban 2:
Bunga Majemuk
Apabila bunga yang dibebankan untuk setiap periode (satu tahun, misalnya) didasarkan pada sisa pinjaman pokok ditambah setiap beban bunga yang terakumulasi sampai dengan awal periode, maka bunga itu disebut bunga majemuk atau bunga berbunga (compound interest)
Tentukan banyak suku dari deret berikut a) 6+9+12+15+...=756
b) 56+51+46+41+...=-36
c) 10+14+18+22+....=640
Jawaban 1:
A) Un = 756 a=6 b=3 n=?
Un = a + (n-1) b
756= 6 + (n-1) 3
756= 6 + 3n -3
756-3 = 3n
753/3 = n
n = 251
b) Un = -36 a=56 b=-5 n=?
Un = a + (n-1) b
-36 = 56 + (n-1) -5
-36 = 56 + (-5n) + 5
-36 - 71 = -5n
(-107) / (-5) = n
n = 21,4 ( ini soalnya benar ya? soalny n gak mungkin desimal, atau saya yang salah ngitung, tolong di cek legi.)
c) Un=640 a=10 b=4 n=?
Un = a + (n-1) b
640 = 10 + (n-1) 4
640 = 10 +4n -4
(640-6) / 4 = n
n = 158,5 (juga sama, kok hasilnya desimal ya? tolong di cek lagi ya)
Jelaskan dan beri contoh soal tentang SPKDV (sistem persamaan kuadrat dua variabel) dan SPtdKDV (sistem pertidaksamaan kuadrat dua variabel) !
Jawaban 1:
PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN KUADRAT Pada bagian sebelumnya, kalian telah mempelajari persamaan dan pertidaksamaan linier. Pada bagian ini, kalian akan mempelajari persamaan dan pertidaksamaan kuadrat. Persamaan dan pertidaksamaan kuadrat ditandai dengan variabelnya berpangkat tertinggi dua. a. Persamaan KuadratPersamaan kuadrat didefinisikan sebagai kalimat terbuka yang menyatakan hubungan sama dengan (=) dan pangkat tertinggi dari peubahnya (variabelnya) adalah dua. Bentuk umum persamaan kuadrat adalah ax2 + bx + c = 0 dengan a, b, c bilangan riil dan a 0. 1) Menyelesaikan Persamaan Kuadrat Sama seperti pada sistem persamaan linier, nilai – nilai yang memenuhi persamaan kuadrat disebut penyelesaian dari persamaan kuadrat tersebut yang dikenal juga dengan istilah akar – akar persamaan kuadrat. Agar kalian lebih memahami penentuan himpunan penyelesaian dari persamaan kuadrat, perhatikan dengan baik contoh – contoh berikut ini : Contoh 3.3 Tentukan penyelesaian persamaan kuadrat berikut : x2 – 9 = 02x2 – 5x – 3 = 0x2 – 5x + 6 = 0x2 – 6x + 9 = 0
Jawab : x2 – 9 = 0 (x + 3)(x – 3) = 0 x + 3 = 0 atau x – 3 = 0 x = –3 atau x = 3 Sehingga penyelesaiannya adalah = {–3, 3} 2x2 – 5x – 3 = 0 (2x + 1)(x – 3) = 0 2x + 1 = 0 atau x – 3 = 0 2x = –1 atau x = 3 x = – ½ atau x = 3 Sehingga penyelesaiannya adalah = {– ½, 3} x2 – 5x + 6 = 0 (x – 2)(x – 3) = 0 x – 2 = 0 atau x – 3 = 0 x = 2 atau x = 3 Sehingga penyelesaiannya adalah = {2, 3} x2 – 6x + 9 = 0 (x – 3)(x – 3) = 0 x – 3 = 0 atau x – 3 = 0 x = 3 atau x = 3 Sehingga penyelesaiannya adalah = {3} 2) Rumus Jumlah dan Hasil Kali Akar – Akar dari Persamaan Kuadrat Jika x1 dan x2 adalah akar – akar persamaan kuadrat ax2 + bx + c = 0 maka pada persamaan kuadrat tersebut akan berlaku sifat seperti berikut : dan Agar kalian lebih dapat memahami kedua sifat dari akar – akar persamaan kuadrat ini, perhatikan dengan baik contoh di bawah ini. Contoh 3.4 Jika x1 & x2 adalah akar – akar persamaan kuadrat 2x2 – 4x + 3 = 0 maka tentukan nilai dari :
Jawab : 2x2 – 4x + 3 = 0 ; a = 2, b = –4, c = 3
3) Menyusun Persamaan Kuadrat Pada bagian sebelumnya kalian telah mempelajari suatu persamaan kuadrat dan sifat – sifat dari persamaan kuadrat. Pada bagian ini akan kalian pelajari cara menyusun persamaan kuadrat. Agar kalian lebih memahaminya, perhatikan uraian berikut dengan baik. Jika x1 dan x2 merupakan akar – akar persamaan kuadrat, maka dapat disusun persamaan kuadrat dengan rumus : (x – x1)(x – x2) = 0 atau x2 – (x1 + x2)x + x1.x2 = 0 Contoh 3.5 Tentukan persamaan kuadrat yang akar – akarnya 3 dan –2. Jawab : x1 = 3 dan x2 = –2 maka (x – x1).(x – x2) = 0 (x – 3).(x + 2) = 0 x2 + 2x – 3x – 6 = 0 x2 – x – 6 = 0 Contoh 3.4 Tentukan persamaan kuadrat jika diketahui jumlah akar – akarnya 2 dan hasil kali akar – akarnya –15.Jawab : x1 + x2 = 2 dan x1.x2 = –15 maka : x2 – (x1 + x2)x + x1.x2 = 0 x2 – (2)x + (–15) = 0 x2 – 2x – 15 = 0 Jika dan merupakan akar – akar persamaan x2 + 3x – 4 = 0. Tentukan persamaan kuadrat yang akar – akarnya : a) ( – 2) dan ( – 2) b) dan Jawab : a) x2 + 3x – 4 = 0 maka didapat a = 1, b = 3, c = –4 Misalkan x1 = – 2 dan x2 = – 2 maka : x1 + x2 = ( – 2) + ( – 2) = ( ) – 4 = –3 – 4 = –7 x1.x2 = ( – 2)( – 2) = – – + 4 = – 2 + 4 = –4 – 2(–3) + 4 = –4 + 6 + 4 = 6 b) x2 + 3x – 4 = 0 maka didapat a = 1, b = 3, c = –4 Misalkan x1 = dan x2 = x1 + x2 = + = ( + ) = (–3) = –1 x1 . x2 = = ( . ) = (–4) = b) Pertidaksamaan Kuadrat Pada bagian sebelumnya kalian telah mempelajari persamaan kuadrat, pada bagian ini akan kalian pelajari pertidaksamaan kuadrat. Bentuk umum dari pertidaksamaan kuadrat yang akan kita bahas dalam bahasan ini adalah sebagai berikut : ax2 + bx + c < 0 ax2 + bx + c 0 ax2 + bx + c > 0 ax2 + bx + c 0 Nilai – nilai yang memenuhi pertidaksamaan kuadrat disebut penyelesaian dari pertidaksamaan kuadrat. Agar kalian memahami dalam menentukan penyelesaian dari pertidaksamaan kuadrat, perhatikan dengan baik contoh berikut : Contoh 3.7 Tentukan penyelesaian dari pertidaksamaan – pertidaksamaan kuadrat berikut : 1) x2 – 6x + 5 < 0 2) x2 – 6x + 5 0 3) x2 – 6x + 5 0 4) x2 – 6x + 5 > 0 Jawab : 1) x2 – 6x + 5 < 0 x2 – 6x + 5 = 0 (x – 1)(x – 5) = 0 x – 1 = 0 atau x – 5 = 0 x = 1 atau x = 5 +++ +——–++++ 1 5 Jadi HP = { x│1 < x < 5, x R } 2) x2 – 6x + 5 0 x2 – 6x + 5 0 (x – 1)(x – 5) = 0 x – 1 = 0 atau x – 5 = 0 x = 1 atau x = 5 +++ +——–++++ 1 5 Jadi HP = { x│1 x 5, x R } 3) x2 – 6x + 5 0 x2 – 6x + 5 = 0 (x – 1)(x – 5) = 0 x – 1 = 0 atau x – 5 = 0 x = 1 atau x = 5 +++ +——–++++ 1 5 Jadi HP = { x│x 1 atau x 5, x R } 4) x2 – 6x + 5 > 0 x2 – 6x + 5 = 0 (x – 1)(x – 5) = 0 x – 1 = 0 atau x – 5 = 0 x = 1 atau x = 5 +++ +——–++++ 1 5 Jadi HP = { x│x < 1 atau x > 5, x R }
Komentar
Posting Komentar